-->

Inter Milan Terus Melaju: Chivu Kalahkan Parma dan Jaga Posisi Puncak

Pemain Parma, Sascha Britschgi (kiri), berebut bola dengan pemain Inter Milan, Henrikh Mkhitaryan, pada laga Serie A/Liga Italia antara Parma vs Inter, 7 Januari 2026 (c) Spada/LaPresse via AP

 SCORELINE - Inter Milan Menang 2-0 atas Parma, Chivu Kembali Menundukkan Mantan Klubnya di Serie A

Laga pekan ke-19 Serie A 2025/2026 antara Parma dan Inter Milan yang digelar di Stadion Ennio Tardini, Kamis, 8 Januari 2026, berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tim tamu. Pada pertandingan ini, Cristian Chivu kembali ke markas Parma, klub yang ia tangani musim lalu.

Meski datang dengan rotasi skuad demi menjaga kebugaran pemain, terutama menjelang pertandingan krusial untuk penentuan Scudetto, Inter tetap tampil dominan dan berhasil meraih tiga poin penting.

Gol pertama Inter hadir pada menit ke-42 melalui Federico Dimarco yang memanfaatkan umpan matang untuk membobol gawang Parma. Setelah itu, meskipun Parma mencoba bangkit, gol penutup dari Marcus Thuram di menit 90+8 memastikan kemenangan Nerazzurri dan menambah keunggulan mereka di puncak klasemen.

Dengan hasil ini, Inter Milan semakin mengukuhkan posisi mereka di atas, sementara Chivu berhasil memberikan kesan positif dalam kunjungannya ke Parma.


Efektivitas Inter di Tengah Rotasi

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (c) AP Photo/Luca Bruno

Inter Milan Meski Tanpa Beberapa Pilar, Tetap Tampil Solid di Kandang Parma

Inter Milan melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemain setelah kemenangan 3-1 atas Bologna, dengan Denzel Dumfries, Davide Frattesi, dan Matteo Darmian absen dalam lawatan ini. Meski tanpa beberapa pemain kunci, struktur permainan Nerazzurri tetap terjaga dengan baik, dan mereka mampu meraih kemenangan penting atas Parma.

Di sisi lain, Parma menunjukkan keberanian meski harus bermain tanpa beberapa pemain utama seperti Adrian Benedyczak dan Zion Suzuki. Pada menit ke-14, Edoardo Corvi, kiper Parma, berhasil melakukan penyelamatan spektakuler dengan ujung jari yang membuat bola tembakan Yann Bisseck membentur mistar.

Babak pertama dipenuhi dengan peluang-peluang berbahaya dari kedua tim. Lautaro Martinez dan Francesco Pio Esposito hampir membuka skor lewat sundulan, tetapi bola hanya melayang tipis di atas mistar gawang Parma. Tuan rumah juga nyaris memimpin ketika Jakob Ondrejka melepaskan tembakan voli akrobatik dari umpan Emanuele Valeri. Sayangnya, bola hanya membentur tiang jauh, dan stadion terdiam sejenak, merasakan kegagalan itu.

Meskipun begitu, peluang-peluang tersebut tak mengubah kedudukan, dan pertandingan berlanjut menuju babak kedua dengan ketegangan yang semakin meningkat.


Gol Penentu dan Keputusan VAR

Penyerang Inter Milan, Marcus Thuram merayakan golnya ke gawang Bologna di semifinal Piala Super Italia, Sabtu (20/12/2025) dini hari WIB. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Federico Dimarco dan Marcus Thuram Bawa Inter Milan Raih Kemenangan 2-0 atas Parma

Inter Milan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-42 melalui gol Federico Dimarco yang mencetak gol dari sudut sempit. Gol tersebut sempat dianulir karena dugaan offside, namun setelah tinjauan VAR, posisi Dimarco dinyatakan sah, berkat assist dari Francesco Pio Esposito. Keputusan VAR ini memberikan kelegaan bagi Inter yang akhirnya memimpin di babak pertama.

Setelah jeda, tekanan Inter Milan terus berlanjut dengan tempo permainan yang terjaga. Henrikh Mkhitaryan dan Petar Sucic mendapat peluang untuk menggandakan skor, namun penyelesaian akhir mereka belum membuahkan hasil.

Parma tidak tinggal diam. Mereka berusaha membalas melalui situasi bola mati, dengan Enrico Delprato menyundul bola hasil tendangan bebas Lautaro Valenti, tetapi arah bola masih melebar dari sasaran.

Drama sempat terjadi di masa tambahan ketika Inter menggandakan keunggulan lewat gol Ange-Yoan Bonny. Namun, gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR yang menunjukkan adanya handball dari Marcus Thuram dalam proses serangan.

Tak lama setelah itu, Inter akhirnya memastikan kemenangan. Marcus Thuram memanfaatkan umpan panjang, melewati bek Parma, dan dengan tenang menaklukkan kiper Corvi untuk menutup laga dengan skor 2-0.

Laga ini juga memiliki makna simbolis bagi pelatih Inter, Cristian Chivu. Kemenangan ini membawa Nerazzurri unggul empat poin di puncak klasemen Serie A dan mempertegas langkah mereka dalam perburuan gelar juara musim ini.

Bagaimana reaksi Anda?

Posting Komentar

0 Komentar