-->

Persita Tantang Bhayangkara FC di Laga Krusial Super League 1

 

Skuad Persita saat bersiap menghadapi lawannya, Jumat, 23 Januari 2026. (Foto: Humas Persita)

SCORELINE - Persita Tangerang bersiap menjamu Bhayangkara FC di Indomilk Arena, Minggu (24/1/2026), dalam lanjutan BRI Super League 2025/26. Antusiasme suporter mulai terasa, terlebih tiket pertandingan sudah bisa didapatkan melalui situs resmi klub maupun aplikasi Persita, membuka kesempatan bagi publik untuk langsung memberi dukungan kepada Pendekar Cisadane.

Kabar baik datang dari kubu tuan rumah. Persita bakal tampil dengan komposisi hampir ideal, termasuk kehadiran gelandang anyar Ramon Bueno yang sudah siap menjalani debut. Namun, satu nama dipastikan absen. Dejan Racic tak bisa turun ke lapangan karena berstatus pemain pinjaman dari Bhayangkara FC.

Sementara itu, tim tamu datang dengan amunisi baru. Bhayangkara FC baru saja menambah kekuatan lewat tiga pemain asing: striker Henry Doumbia, serta dua penyerang sayap berpengalaman, Moussa Sidibe dan Privat Mbarga—nama-nama yang sudah akrab dengan atmosfer sepak bola Indonesia.

Di sisi lain, Persita juga harus mengantisipasi absennya dua pilar penting. Firza Andika dan Lautaro Belleggia dipastikan menepi akibat akumulasi kartu kuning. Kehilangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Persita dalam upaya mengamankan poin krusial di kandang.

Dengan situasi skuad yang kontras dan kepentingan besar di papan klasemen, duel di Indomilk Arena diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi sejak menit awal.

Maung Bandung Di Atas Angin Jelang Duel Lawan PSBS Biak

Bhayangkara FC datang dengan sejumlah nama yang wajib diwaspadai Persita. Ilija Spasojević menjadi ancaman utama setelah mengoleksi empat gol, disusul Fareed Sadat dan Dendy Sulistyawan yang masing-masing telah mencetak tiga gol. Ketajaman trio ini berpotensi merepotkan lini belakang Pendekar Cisadane sepanjang pertandingan.

Pada pertemuan pertama di Lampung, November lalu, kedua tim bermain imbang 1-1. Persita sempat berada di atas angin lewat gol Pablo Ganet, sebelum Bhayangkara menyamakan skor melalui Slavko Damjanović di menit-menit akhir, memaksa laga berakhir tanpa pemenang.

Jika melihat rekor pertemuan terkini, Persita sedikit lebih unggul. Dalam enam pertemuan terakhir, Pendekar Cisadane membukukan tiga kemenangan, sementara Bhayangkara meraih dua kemenangan, dengan satu laga berakhir imbang.

Meski demikian, Persita tak boleh lengah. Dua kemenangan Bhayangkara tersebut terjadi pada musim 2023/2024, baik saat bermain di Indomilk Arena maupun di kandang sendiri. Fakta ini menjadi pengingat bahwa Bhayangkara tetap lawan berbahaya, terlebih dengan materi pemain yang semakin lengkap.

Dengan statistik yang berimbang dan potensi ancaman dari lini depan tim tamu, duel ini dipastikan menuntut fokus penuh jika Persita ingin mengamankan poin maksimal di kandang.

Update Transfer Premier League Januari 2026: Daftar Pemain Masuk dan Keluar

Kemenangan menjadi harga mati bagi Persita jika ingin terus menjaga asa bersaing di papan atas BRI Super League. Saat ini, Pendekar Cisadane menempati peringkat kelima dengan koleksi 31 poin dari 17 pertandingan, posisi yang masih sangat terbuka untuk naik.

Persita hanya terpaut tiga poin dari Malut United FC yang berada di urutan keempat. Artinya, tambahan tiga angka pada laga ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan peluang nyata untuk menekan persaingan zona empat besar.

Di sisi lain, Bhayangkara FC datang dengan status tim papan tengah. Berada di peringkat kesembilan dengan 22 poin, mereka tetap berpotensi menjadi batu sandungan jika Persita lengah, terutama dengan komposisi skuad yang semakin solid.

Bermain di Indomilk Arena, Persita mendapat modal penting berupa dukungan penuh suporter. Atmosfer kandang diharapkan mampu menjadi dorongan ekstra bagi pemain untuk tampil agresif sejak menit awal.

Dengan motivasi tinggi dan target jelas, Persita membidik tiga poin penuh demi memperbaiki posisi klasemen sekaligus menjaga momentum positif di paruh kedua kompetisi. Laga ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga ujian konsistensi dalam perjalanan Pendekar Cisadane musim ini.


Bagaimana reaksi Anda?

Posting Komentar

0 Komentar