-->

Persebaya Siap Tampil Berbeda di BRI Super League dengan Tambahan Pelatih dan 2 Pemain Asing

Diskusi antara Bernardo Tavares dan Shin Sang-gyu dan pada sesi latihan Persebaya Surabaya (c) Dok. Persebaya

 SCORELINE - Persebaya Surabaya Sambut Tahun 2026 dengan Langkah Strategis: Ganti Pelatih dan Segera Datangkan Dua Pemain Asing Baru

Persebaya Surabaya membuka tahun 2026 dengan keputusan penting yang mengguncang BRI Super League. Setelah mengakhiri putaran pertama BRI Super League 2025/2026 dengan hasil yang kurang memuaskan, manajemen Persebaya bergerak cepat untuk merespons inkonsistensi yang terjadi sepanjang musim ini.

Langkah pertama yang diambil adalah pergantian pelatih. Eduardo Perez, yang sebelumnya memimpin Bajul Ijo, harus mengakhiri masa jabatannya setelah gagal memberikan performa stabil dalam jangka panjang. Persebaya, yang dikenal sebagai tim dengan ambisi tinggi, tak tinggal diam menghadapi situasi ini. Sebagai langkah perbaikan, manajemen memilih untuk mengganti Perez dengan seorang pelatih baru yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan.

Manajemen Persebaya, yang sempat mengandalkan duet pelatih Uson Nawawi dan Shin Sang-gyu sementara waktu, akhirnya menunjuk nama besar sebagai langkah jangka menengah yang sudah lama dipersiapkan. Bernardo Tavares, pelatih asal Portugal, dipilih untuk menggantikan Perez. Tavares bukan hanya sekadar menggantikan kursi pelatih, tetapi juga menjadi simbol perubahan besar yang sedang dipersiapkan oleh Persebaya.

Tak hanya pergantian pelatih, keputusan ini juga diikuti dengan rencana mendatangkan dua pemain asing baru yang diharapkan mampu memperkuat lini permainan Persebaya di putaran kedua. Kehadiran pemain asing ini juga menjadi sinyal bahwa Persebaya siap mengubah strategi dan tampil lebih kuat untuk meraih prestasi yang lebih baik di sisa musim ini.

Dengan dimulainya fase baru bersama Bernardo Tavares, Persebaya Surabaya berharap dapat kembali ke jalur kemenangan dan mengembalikan kejayaan Bajul Ijo di BRI Super League 2026. Ambisi besar untuk bangkit dari inkonsistensi dan memperbaiki posisi di klasemen menjadi tujuan utama yang kini digenggam oleh tim asal Surabaya ini.


Bernardo Tavares dan Proyek Jangka Panjang

Skuad Persebaya Surabaya merayakan gol Bruno Moreira ke gawang Persijap Jepara, Minggu (28/12/2025) (c) Dok. Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya Pilih Bernardo Tavares sebagai Pelatih Baru: Bukan Keputusan Reaktif, Tapi Strategi Jangka Panjang

Keputusan Persebaya Surabaya menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih baru bukanlah langkah reaktif, melainkan bagian dari strategi jangka panjang yang telah dipersiapkan manajemen. Sebelumnya, Persebaya sempat mengalami performa yang tak stabil pada putaran pertama BRI Super League 2025/2026, yang memaksa tim untuk melakukan pergantian pelatih. Namun, pemilihan Tavares sudah direncanakan jauh-jauh hari, melihat rekam jejaknya yang cemerlang di sepak bola Indonesia bersama PSM Makassar.

Tavares telah membuktikan kemampuannya dalam membangun tim yang kompetitif meski dihadapkan dengan berbagai keterbatasan, baik dari segi finansial maupun kualitas skuad. Ia berhasil membawa PSM Makassar meraih gelar juara liga meskipun klub saat itu dilanda masalah finansial dan kesulitan dalam merekrut pemain-pemain bintang. Keterbatasan itu justru menjadi tantangan yang bisa ia atasi dengan menciptakan tim yang solid dan saling mendukung di setiap lini.

Setelah bergabung dengan Persebaya, Tavares langsung membawa perubahan signifikan dalam sesi latihan. Intensitas latihan meningkat tajam, dengan penekanan pada rincian taktik dan disiplin yang menjadi pondasi utama. Hal ini terlihat dari semangat dan antusiasme yang langsung dirasakan oleh para pemain.

Kapten Persebaya, Bruno Moreira, mengungkapkan rasa antusiasme seluruh tim terhadap kehadiran pelatih baru tersebut. "Kami menyambut pelatih baru dengan antusias. Latihannya sangat menuntut fokus dan kerja keras. Ini bagus untuk tim karena kami ingin terus berkembang," ungkap Moreira, yang berharap perubahan ini dapat membawa Persebaya tampil lebih solid dan kompetitif di putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

Dengan filosofi permainan yang jelas dan pendekatan yang sangat fokus pada detail, Tavares diharapkan dapat mengangkat performa Persebaya dan membawa tim ini kembali ke jalur kemenangan, serta menjadi penantang serius di kompetisi domestik.


2 Pemain Asing sebagai Penopang Awal

Jefferson Silva ketika berlatih bersama Persebaya Surabaya (c) Dok. Persebaya

Tavares Tidak Datang Sendirian, Persebaya Tambah Kekuatan dengan Dua Pemain Baru

Kehadiran Bernardo Tavares sebagai pelatih baru Persebaya Surabaya tidak datang sendirian. Ia membawa Paulo Duarte, sosok yang selama ini menjadi tangan kanannya di PSM Makassar, untuk membantu membangun tim Bajul Ijo di musim yang baru. Dengan pengalaman dan kesuksesannya bersama PSM, Tavares dan Duarte diharapkan dapat membawa perubahan signifikan di Surabaya.

Selain pergantian pelatih, langkah strategis selanjutnya yang dilakukan Persebaya adalah memperkuat skuad. Manajemen Persebaya dengan sigap merekrut dua pemain baru yang diharapkan bisa memberikan dampak langsung, yakni Jefferson Silva dan Bruno Paraiba.

Jefferson Silva, bek kiri asal Brasil, didatangkan untuk memperkokoh lini belakang Persebaya. Silva membawa pengalaman dari liga Brasil, di mana ia terakhir kali bermain untuk Operario Ferroviario Esporte Clube di Serie B. Dengan postur tubuh yang kokoh dan kemampuan bertahan yang solid, Silva diharapkan dapat memberikan stabilitas dan kedalaman di sektor pertahanan Bajul Ijo.

Sementara itu, Bruno Paraiba didatangkan untuk menambah daya gedor di lini serang. Pemain asal Brasil ini memiliki pengalaman internasional yang mumpuni, terutama setelah sebelumnya membela Cheonan City FC di K-League 2, kompetisi kasta kedua Korea Selatan. Paraiba dikenal dengan kemampuan mencetak gol dan pergerakannya yang tajam di kotak penalti, menjadikannya ancaman serius bagi lini belakang lawan.

Dengan kedatangan kedua pemain baru ini, Persebaya tidak hanya memperkuat sektor pertahanan dan penyerangan, tetapi juga semakin memperkuat ambisi mereka untuk tampil lebih kompetitif dan solid di putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Kombinasi antara pelatih baru, staf pelatih yang berpengalaman, dan pemain-pemain berkualitas diharapkan bisa membawa Persebaya kembali ke jalur kemenangan dan meraih hasil maksimal di sisa musim ini.

Bagaimana reaksi Anda?

Posting Komentar

0 Komentar