| Winger Persija Jakarta, Allano Lima (c) Dok. Persija Jakarta |
SCORELINE - Kabar kurang sedap menghampiri Persija Jakarta pasca duel sengit kontra Borneo FC di pekan ke-24 BRI Super League. Selain gagal mengamankan poin penuh di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3), Macan Kemayoran dipastikan kehilangan penyerang andalannya, Allano Lima, pada laga krusial berikutnya.
Raja Kartu Kuning BRI Super League
Allano Lima kembali harus berurusan dengan pengadil lapangan. Kartu kuning yang diterimanya saat melawan Borneo FC menjadi yang ke-12 bagi pemain asal Brasil tersebut musim ini. Catatan ini menjadikan Allano sebagai pemain dengan koleksi kartu kuning terbanyak di kompetisi. Akibatnya, ia harus menjalani sanksi akumulasi kartu untuk ketiga kalinya dan absen saat menjamu Dewa United, Minggu (15/3).
Pelatih Persija, Mauricio Souza, memilih bersikap sportif menanggapi keputusan wasit. "Wasit bertindak adil dengan memberikan kartu padanya di momen tersebut. Kami harus menerima konsekuensinya," ungkap Souza.
Skuad Pincang di Pekan ke-25
Kehilangan Allano menjadi tamparan keras bagi lini serang Persija, apalagi tim juga sedang dipusingkan dengan kondisi kebugaran pemain lain. Souza mengonfirmasi bahwa Mauro Zijlstra tengah mengalami cedera dan belum bisa dipastikan kapan kembali merumput. Sementara itu, bek tengah Paulo Ricardo juga masih dalam pemantauan medis untuk laga mendatang.
Kini, Persija tertahan di peringkat kedua klasemen sementara dengan 51 poin dari 24 laga. Posisi mereka terancam oleh Borneo FC yang menguntit di posisi ketiga dengan selisih satu angka saja, plus memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak.
Statistik & Dampak Absensi
| Kategori | Catatan Musim 2025/26 |
| :--- | :--- |
| Total Kartu Kuning | 12 (Terbanyak di Liga) |
| Frekuensi Akumulasi | 3 Kali Sanksi Larangan Bertanding |
| Laga Berikutnya | Absen vs Dewa United (15/3) |
Persaingan Papan Atas:
Persib Bandung: 54 Poin (Puncak Klasemen)
Persija Jakarta: 51 Poin
Borneo FC: 50 Poin (Masih simpan 1 laga tunda)
Sudut Pandang Scoreline
Allano Lima adalah pedang bermata dua bagi Persija. Di satu sisi, agresivitasnya sangat membantu serangan, namun di sisi lain, kurangnya kontrol emosi dan disiplin di lapangan menjadi beban bagi tim. Koleksi 12 kartu kuning dalam 24 laga adalah catatan yang sangat mengkhawatirkan bagi seorang penyerang. Tanpa Allano dan potensi absennya Mauro Zijlstra, Mauricio Souza harus memutar otak mencari solusi instan di lini depan jika tidak ingin posisi mereka dikudeta oleh Borneo FC atau tertinggal jauh dari Persib Bandung dalam perburuan gelar juara.
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar