| Selebrasi pemain AC Milan, Matteo Gabbia saat mealwan Genoa di lanjutan Liga Italia, 9 Januari 2026. (c) AP Photo/Antonio Calanni |
SCORELINE - AC Milan harus puas berbagi angka saat menjamu tim promosi Como dalam laga tunda pekan ke-24 Serie A 2025/2026, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Hasil imbang 1-1 di San Siro ini terasa seperti kekalahan bagi Rossoneri, mengingat mereka sedang berupaya memangkas jarak di papan atas klasemen.
Blunder Fatal dan Balasan Berkelas Leao
Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-32. Sebuah kesalahan distribusi bola dari kiper utama, Mike Maignan, berhasil dipotong oleh Ardon Jashari. Bola kemudian jatuh ke kaki Nico Paz yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang yang kosong. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Milan baru bisa bangkit di babak kedua. Menit ke-64, Rafael Leao menunjukkan magisnya. Menyadari posisi kiper lawan, Jean Butez, agak maju, Leao melepaskan tembakan lob akurat dari jarak jauh yang meluncur mulus ke gawang Como. Meski terus menekan, Milan gagal mencetak gol kemenangan hingga peluit panjang berbunyi.
Baca Juga : Simbol Loyalitas London Utara: Bukayo Saka Resmi Ikat Kontrak Jangka Panjang di Arsenal!
Pembelaan Tegas Matteo Gabbia
Pasca laga, kritik tajam mengarah kepada Maignan atas unforced error yang dilakukannya. Namun, bek tengah Milan, Matteo Gabbia, langsung memberikan pembelaan kepada kiper asal Prancis tersebut. Baginya, kontribusi Maignan selama ini jauh lebih besar dibanding satu kesalahan tersebut.
"Mike adalah kiper fenomenal, dia adalah pemimpin dan kapten kami. Setiap orang bisa melakukan kesalahan, dan kita tidak boleh hanya fokus pada satu momen itu," tegas Gabbia kepada TeLeLombardia. Ia menambahkan bahwa tim sangat tenang karena tahu Maignan adalah seorang juara yang akan segera bangkit memberikan keajaiban lagi.
Situasi Klasemen yang Mengkhawatirkan
Hasil imbang ini membuat posisi Milan semakin sulit dalam perburuan Scudetto. Mengoleksi 36 poin, Milan kini tertinggal tujuh angka dari rival sekota mereka. Dengan sisa laga yang kian menipis, margin kesalahan Milan sudah habis jika ingin tetap bersaing di jalur juara.
Sudut Pandang Scoreline
Kegagalan Milan mengalahkan Como bukan hanya soal blunder individu Mike Maignan, melainkan masalah efektivitas serangan yang terlambat panas. Meski pembelaan Gabbia menunjukkan soliditas ruang ganti, secara teknis, kehilangan dua poin di kandang melawan tim papan bawah adalah alarm bahaya bagi ambisi juara Milan. Ketergantungan pada momen magis Rafael Leao harus segera dikurangi dengan variasi taktik yang lebih matang jika mereka ingin tetap kompetitif di Serie A 2025/2026.
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar