| Mikel Merino dan Mikel Arteta usai laga Arsenal melawan Brighton di Emirates, 28 Desember 2025. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth |
SCORELINE – Pekan ke-24 Premier League dan dinamika di liga-liga top Eropa serta BRI Super League telah menciptakan pergeseran peta kekuatan yang signifikan. Tidak hanya soal angka di papan klasemen, namun ada perubahan tren performa yang patut kita bedah lebih dalam.
Premier League: Meriam London Menjauh dari Kejaran Rival
| Pemain Arsenal, Mikel Merino (tengah), melepaskan tembakan dalam pertandingan Premier League melawan Manchester United, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth |
Arsenal sukses memanfaatkan momentum dengan sangat sempurna. Kemenangan meyakinkan atas Leeds United membawa skuad asuhan Mikel Arteta mengoleksi 53 poin. Keuntungan besar bagi Arsenal pekan ini bukan hanya datang dari kaki mereka sendiri, melainkan juga dari "bantuan" tim lain.
Manchester City (47 poin) secara mengejutkan ditahan imbang oleh Tottenham Hotspur dalam drama empat gol. Masalah utama City yang terlihat jelas pekan ini adalah krisis konsentrasi di babak kedua. Statistik menunjukkan bahwa City telah kebobolan 17 gol setelah turun minum musim ini, angka yang sangat mengkhawatirkan bagi tim pemburu gelar. Sementara itu, Aston Villa (46 poin) mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan skuad setelah takluk dari Brentford, membuat jarak mereka dengan Arsenal kini melebar menjadi 7 poin.
Serie A & La Liga: Persaingan "Napas Pendek"
| Pemain Inter Milan, Manuel Akanji, saat pertandingan Liga Champions melawan Union St. Gilloise, Rabu (22/10/2025). (c) AP Photo/Omar Havana |
Di Italia, Inter Milan masih memegang kendali dengan 55 poin, namun kemenangan tipis AC Milan membuat jarak tetap terjaga. Persaingan di Serie A pekan ini menunjukkan bahwa tim dengan pertahanan paling solid-lah yang akan bertahan di puncak. Inter sejauh ini masih menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit.
Beralih ke Spanyol, Barcelona (55 poin) dan Real Madrid (54 poin) benar-benar terlibat dalam persaingan "napas pendek". Satu kesalahan saja bisa mengubah posisi puncak. Madrid yang memilih tidak mendatangkan pemain baru di bursa musim dingin kini harus mengandalkan kebugaran skuad utama untuk terus menempel Barca.
BRI Super League: Arema FC Mulai Menemukan Ritme
| Selebrasi gol Andrew Jung pada laga Persib vs PSM Makassar di pekan ke-8 BRI Super League 2025/2025 (c) Dok. Persib Bandung |
Kabar paling menggembirakan datang dari lapangan hijau tanah air. Persib Bandung (44 poin) mungkin masih kokoh di atas, namun perhatian pecinta bola nasional tertuju pada Arema FC.
Setelah sempat terpuruk di papan bawah, kemenangan 1-0 atas Persijap Jepara menjadi titik balik penting. Hansamu Yama dkk kini mengoleksi 24 poin dan naik ke posisi 11. Meski secara poin masih cukup jauh dari zona lima besar, namun secara mental, kemenangan ini sangat krusial. Strategi pelatih dalam memperkuat lini pertahanan mulai membuahkan hasil, terlihat dari catatan clean sheet di laga terakhir.
Kesimpulan SCORELINE
Pekan ini mengajarkan kita bahwa gelar juara tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemain bintang, tapi sejauh mana sebuah tim bisa menjaga konsistensi di saat rival mereka terpeleset. Arsenal berada di posisi terdepan untuk juara di Inggris, sementara di Indonesia, kebangkitan Arema menjadi bukti bahwa liga masih penuh dengan kejutan.
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar