| Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse |
SCORELINE - Teka-teki masa depan juara dunia tiga kali, Francesco 'Pecco' Bagnaia, mulai menemui titik terang. Di sela-sela tes pramusim di Buriram, Thailand, rider andalan Italia ini akhirnya mengakui bahwa ia telah menjatuhkan pilihan terkait tim yang akan dibelanya pada musim MotoGP 2027 mendatang.
Rumor Kepindahan yang Kian Menguat
Posisi Pecco di tim pabrikan Ducati memang tengah menjadi spekulasi panas. Langkah Ducati yang santer dikabarkan ingin menduetkan Marc Marquez dengan bintang muda Pedro Acosta membuat kursi Bagnaia terancam. Situasi ini sempat membuat dua pabrikan besar, Monster Energy Yamaha dan Aprilia Racing, saling sikut untuk mendapatkan tanda tangannya.
Baca Juga : Kebanggaan Indonesia! Kiandra Ramadhipa Resmi Menuju Moto3 Junior Musim 2026
Tolak Yamaha demi RS-GP
Meski sempat dikabarkan lebih condong ke arah Yamaha, Bagnaia dilaporkan berubah pikiran setelah melihat proposal menarik dari Aprilia. Fakta bahwa motor Aprilia RS-GP saat ini jauh lebih kompetitif dibandingkan proyek YZR-M1 V4 milik Yamaha disinyalir menjadi alasan utama Pecco menolak gaji selangit dari tim berlogo garpu tala tersebut.
"Saya baru saja memutuskan. Tunggu saja pengumumannya, mungkin pekan depan semua tim akan memberikan pernyataan resmi," ujar Bagnaia saat ditemui di Tes Buriram, Jumat (21/2/2026).
Faktor Pendukung Gabung Aprilia:
Motor Kompetitif: RS-GP terbukti konsisten berada di barisan depan ketimbang motor Yamaha.
Reuni VR46: Berpeluang besar menjadi rekan setim Marco Bezzecchi, sesama anggota akademi Valentino Rossi.Sentimen Nasionalis: Aprilia merupakan pabrikan asal Italia, yang akan membuat Bagnaia tetap merasa "di rumah".
Sudut Pandang Scoreline
Langkah Pecco Bagnaia meninggalkan Ducati adalah perjudian besar, namun sangat masuk akal secara taktis. Bertahan di Ducati di bawah bayang-bayang Marc Marquez dan Pedro Acosta akan membuat statusnya sebagai "anak emas" luntur. Dengan pindah ke Aprilia, Pecco bukan hanya mendapatkan motor yang sedang kencang-kencangnya, tapi juga status sebagai pemimpin utama dalam proyek nasional Italia. Jika duet Bagnaia-Bezzecchi di Aprilia beneran terjadi, MotoGP 2027 bakal jadi panggung dominasi total "Azzurri" di lintasan balap.
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar