Penakluk Rekor Valentino Rossi
Kemenangan Marquez tahun lalu tidak hanya menambah koleksi trofinya, tetapi juga menempatkannya sebagai juara dunia tertua di era modern MotoGP (sejak 2002). Ia resmi melampaui rekor rival abadinya, Valentino Rossi, yang memenangi gelar musim 2009 pada usia 30 tahun. Marquez mencatatkan namanya di posisi kelima daftar juara tertua kelas premier sepanjang masa saat berusia 32 tahun 223 hari.
Menatap Gelar Ke-10 dan Rekor Mick Doohan
Memasuki musim 2026, target Marquez sudah sangat jelas: meraih gelar dunia ke-10 di semua kelas Grand Prix, sekaligus gelar ke-8 khusus di kelas MotoGP. Jika skenario ini terwujud, Marquez akan melompati Mick Doohan dan Giacomo Agostini dalam daftar juara dunia tertua kelas premier.
Ia berpeluang naik ke posisi ketiga dalam daftar tersebut, hanya berada di bawah Leslie Graham dan Phil Read. Hal ini membuktikan bahwa meskipun usia bertambah, keganasan The Baby Alien di atas Desmosedici justru semakin matang.
Daftar Juara Dunia Kelas Premier Tertua Sepanjang Sejarah
| No | Pembalap | Tahun Gelar (Kelas) | Usia Juara |
| 1 | Leslie Graham | 1949 (GP500) | 37 tahun, 340 hari |
| 2 | Phil Read | 1974 (GP500) | 35 tahun, 208 hari |
| 3 | Mick Doohan | 1998 (GP500) | 33 tahun, 122 hari |
| 4 | Giacomo Agostini | 1975 (GP500) | 33 tahun, 69 hari |
| 5 | Marc Marquez | 2025 (MotoGP) | 32 tahun, 223 hari |
| 6 | Geoff Duke | 1955 (GP500) | 32 tahun, 137 hari |
| 7 | Wayne Rainey | 1992 (GP500) | 31 tahun, 319 hari |
| 8 | Eddie Lawson | 1989 (GP500) | 31 tahun, 190 hari |
| 9 | Libero Liberati | 1957 (GP500) | 30 tahun, 324 hari |
| 10 | Valentino Rossi | 2009 (MotoGP) | 30 tahun, 251 hari |
Sudut Pandang Scoreline
Apa yang dilakukan Marc Marquez bersama Ducati adalah anomali di tengah gempuran pembalap muda. Pindah ke Ducati bukan sekadar mencari motor kompetitif, tapi upaya sadar untuk mengejar keabadian sejarah. Jika ia berhasil mematahkan rekor Doohan dan Agostini di musim 2026, perdebatan siapa Greatest of All Time (GOAT) akan semakin mengerucut pada namanya. Marquez membuktikan bahwa di MotoGP, kecepatan mungkin milik yang muda, namun kemenangan adalah milik mereka yang paling mampu beradaptasi.
Bagaimana reaksi Anda?

0 Komentar