| Federico Dimarco (kiri) dipepet Jonathan David di laga Inter Milan vs Juventus, Minggu (15/02/2026). (c) Spada/LaPresse via AP Photo |
SCORELINE - Duel klasik Derby d'Italia edisi ke-25 Serie A 2025/2026 menyisakan drama kelam di Stadion Giuseppe Meazza. Kemenangan dramatis Inter Milan dengan skor 3-2 atas Juventus tidak hanya diwarnai aksi heroik di lapangan, tetapi juga intimidasi hebat terhadap jajaran petinggi Bianconeri di tribune stadion.
Pemicu Ledakan Emosi: Kartu Merah Pierre Kalulu
Atmosfer pertandingan mulai tidak terkendali saat wasit Federico La Penna mengusir bek Juventus, Pierre Kalulu, menjelang turun minum. Keputusan kartu kuning kedua tersebut memicu polemik besar lantaran kontak yang terjadi dianggap sangat minim. Pakar wasit Luca Marelli bahkan menilai VAR seharusnya melakukan intervensi karena adanya indikasi simulasi dari Alessandro Bastoni.
Ketegangan ini menjalar hingga ke lorong stadion. La Penna dikabarkan terlibat konfrontasi verbal yang cukup keras dengan sejumlah ofisial Juventus serta Luciano Spalletti.
Baca Juga : Misi Mustahil Setan Merah: Bajak Mac Allister dari Anfield demi Revolusi Lini Tengah.
Intimidasi di Tribune: Damien Comolli Dikawal Aparat
Puncak ketegangan terjadi tepat setelah Piotr Zielinski mencetak gol kemenangan bagi Inter di menit-menit akhir. Selebrasi gila suporter tuan rumah berubah menjadi aksi provokasi yang mengarah langsung ke tempat duduk CEO Juventus, Damien Comolli, dan Direktur Teknik, Francois Modesto.
Beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan kedua petinggi klub Turin tersebut dihujani celaan dan sorakan dari suporter Inter yang berada di sekeliling mereka. Demi menghindari bentrokan fisik atau insiden yang lebih parah, aparat keamanan terpaksa mengawal Comolli dan Modesto keluar dari tribune sebelum peluit panjang dibunyikan.
Rivalitas Bersejarah yang Tak Pernah Padam
Insiden ini seolah membuka kembali luka lama rivalitas kedua klub. Publik teringat kembali pada friksi tahun 2021 antara Andrea Agnelli dan Antonio Conte. Dengan kekalahan ini dan drama yang menyertainya, hubungan antara Inter dan Juventus dipastikan bakal semakin memanas di sisa musim.
Sudut Pandang Scoreline
Derby d'Italia kali ini membuktikan bahwa rivalitas Inter dan Juventus sudah berada di level yang sangat personal. Sangat disayangkan ketika petinggi klub tidak mendapatkan jaminan keamanan yang memadai di area VIP hanya karena tensi pertandingan. Kepemimpinan wasit yang kontroversial memang menjadi bumbu, namun aksi intimidasi di tribune hingga membutuhkan pengawalan aparat adalah noda bagi sepak bola Italia. Juventus pulang bukan hanya membawa kekalahan poin, tapi juga luka mental akibat perlakuan di San Siro.
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar