-->

Tanpa Lima Pemain Kunci, Lini Tengah Persija Diuji Madura United

Skuad Persija Jakarta saat berhadapan dengan Persijap Jepara (c) scoreline/Abdul Aziz

 
SCORELINE - Persija Jakarta menghadapi masalah serius jelang duel kontra Madura United. Lini tengah Macan Kemayoran dipastikan pincang setelah lima gelandang utama harus absen bersamaan.

Pertandingan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (23/1/2026). Namun, Persija harus turun dengan komposisi yang jauh dari ideal, khususnya di sektor tengah.

Fabio Calonego, Van Basty Sousa, Hanif Sjahbandi, Bruno Tubarao, dan Ryo Matsumura dipastikan tak bisa dimainkan. Empat nama pertama absen akibat sanksi Komite Disiplin PSSI, sementara Hanif harus menepi lebih lama karena cedera serius.

Gelandang berusia 28 tahun tersebut mengalami masalah pada tulang rawan lutut dan baru saja menjalani operasi. Kondisi ini memaksanya absen selama beberapa pekan ke depan.

Situasi ini membuat pilihan Persija di lini tengah menjadi sangat terbatas. Pelatih dipaksa memutar otak untuk menjaga keseimbangan permainan, terlebih menghadapi Madura United yang dikenal solid dan disiplin.

Dengan absennya banyak pemain kunci, laga ini menjadi ujian besar bagi kedalaman skuad Persija sekaligus mental bertarung mereka di hadapan publik sendiri.

Status Pemain Persija

Fabio Calonego masih harus menyelesaikan hukuman terakhir dari sanksi dua laga Komite Disiplin. Van Basty Sousa juga baru menjalani skorsing pertama dari dua pertandingan, meski kondisinya belum sepenuhnya fit akibat cedera yang memaksanya menepi hampir satu bulan.

Sementara itu, Bruno Tubarao menerima hukuman berlapis. Selain kartu merah, ia dijatuhi sanksi tambahan dua laga oleh Komdis. Ryo Matsumura pun masih harus menjalani larangan bermain terakhir dari total dua pertandingan.

Kondisi tersebut membuat Persija benar-benar kehabisan opsi di lini tengah. Untuk menghadapi Madura United, Macan Kemayoran praktis hanya memiliki satu gelandang murni, yakni Aditya Warman.

Pemain berusia 20 tahun itu kini memikul tanggung jawab besar sebagai tumpuan utama Persija di sektor tengah dalam laga krusial tersebut.

Mauricio Souza Tetap Tenang

Di tengah krisis pemain yang menimpa lini tengah, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih tetap bersikap tenang. Pelatih asal Brasil itu tidak ingin situasi sulit ini mengganggu fokus tim menjelang laga penting.

Mauricio menegaskan keyakinannya terhadap kekuatan skuad yang dimiliki. Ia percaya Persija masih memiliki solusi untuk tetap tampil kompetitif meski harus kehilangan sejumlah pemain inti.

Optimisme itu turut diperkuat dengan kehadiran dua rekrutan anyar di putaran kedua BRI Super League 2025/2026, yakni Fajar Fathur Rahman dan Alaeddine Ajaraie. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberi energi baru serta opsi tambahan bagi tim.

Melalui laman resminya, Persija menegaskan sikap sang pelatih. “Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, pelatih Mauricio Souza tetap menunjukkan ketenangan,” tulis klub.

Persija juga menilai kehadiran pemain baru menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan ke depan. “Bergabungnya sejumlah pemain anyar menjadi suntikan optimisme agar tim terus melangkah dan menjawab setiap ujian,” lanjut pernyataan tersebut.


Bagaimana reaksi Anda?

Posting Komentar

0 Komentar