Padel for Philanthropy digelar di Jakarta (Dokumentasi Padel for Philanthropy) |
Acara ini mempertemukan para pemain padel, keluarga, serta komunitas dalam suasana kompetitif dan penuh semangat kebersamaan. Dana yang terkumpul dari turnamen ini seluruhnya akan disalurkan melalui Credo Foundation, yang fokus membantu guru-guru di berbagai daerah untuk mengajar anak-anak yang membutuhkan dukungan pendidikan.
Uniknya, turnamen ini diinisiasi oleh sekelompok pelajar dari ACS Jakarta dan Jakarta Intercultural School (JIS) yang tergabung dalam program Youth Academy Mycelia (YAM) — sebuah program kewirausahaan sosial yang menerapkan kurikulum dari University of Pennsylvania (UPenn). Mereka bertanggung jawab penuh mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan acara.
Hingga kini, program literasi yang didukung oleh dana dari turnamen ini sudah menjangkau sekitar 46 ribu anak di 100 lokasi di seluruh Indonesia, namun para penyelenggara menilai masih banyak ruang untuk memperluas dampaknya.
Turnamen ini berlangsung melalui dua rangkaian kegiatan utama: sebuah Friendly Tournament yang memperlombakan tiga kategori permainan, dan sesi MaBar (Main Bareng) yang terbuka untuk umum, mengajak masyarakat luas berpartisipasi sekaligus menikmati olahraga padel secara santai.
Lebih istimewa lagi, dana yang terkumpul juga akan digunakan untuk mengembangkan asisten pengajar berbasis kecerdasan buatan (AI), sebuah solusi inovatif untuk membantu proses pembelajaran literasi, khususnya di daerah terpencil.
Salah satu peserta, Joyce Arta, menyebut inisiatif ini sebagai bukti bahwa olahraga bisa dipadukan dengan aksi sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar