| Pemain Manchester United, Benjamin Sesko, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Premier League melawan Crystal Palace, Minggu (1/3/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson |
SCORELINE - Michael Carrick terus membuktikan kapasitasnya sebagai nakhoda baru Manchester United yang fenomenal. Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Januari 2026, ia berhasil mengubah atmosfer Old Trafford menjadi penuh gairah lewat rentetan hasil positif yang nyaris tanpa cela.
Drama Comeback & Rekor Bersejarah
Kemenangan tipis 2-1 atas Crystal Palace pada Minggu (1/3) menjadi bukti terbaru tangan dingin Carrick. Meski sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Maxence Lacroix, United berhasil membalikkan keadaan setelah Lacroix diganjar kartu merah di awal babak kedua karena melanggar Matheus Cunha. Bruno Fernandes menyamakan kedudukan via titik putih sebelum memberikan assist krusial bagi gol penentu Benjamin Sesko.
Kemenangan ini memastikan Carrick menyapu bersih lima laga kandang pertamanya dengan kemenangan di Liga Inggris. Catatan impresif ini resmi melampaui statistik awal para pendahulunya seperti Sir Alex Ferguson, Ole Gunnar Solskjaer, hingga Erik ten Hag yang hanya mampu meraih tiga kemenangan dalam lima laga awal di Old Trafford. Kini, Carrick sejajar dengan rekor Frank O'Farrell tahun 1971 dan berpeluang melampauinya saat menjamu Aston Villa pada 15 Maret mendatang.
Baca Juga : Man of the Match Leeds vs City: Antoine Semenyo Jadi Pahlawan di Tengah Absennya Haaland
Start Liga Terbaik dalam Sejarah
Secara keseluruhan, Carrick telah mengumpulkan 23 poin dari sembilan laga Premier League (termasuk periode caretaker sebelumnya). Pencapaian ini menempatkannya sebagai manajer dengan start terbaik dalam sejarah kompetisi, sejajar dengan rekor Ange Postecoglou di Tottenham. Rentetan kemenangan atas tim besar seperti Manchester City dan Tottenham semakin memperkokoh posisi United dalam persaingan zona empat besar.
Sudut Pandang Scoreline
Apa yang dilakukan Michael Carrick di United bukan sekadar keberuntungan pemula. Ia berhasil mengembalikan identitas menyerang dan ketenangan mental tim saat tertinggal. Keberhasilan menyapu bersih lima laga kandang—termasuk membenamkan Man City—menunjukkan bahwa Old Trafford kembali memiliki faktor intimidasi bagi lawan. Jika Carrick mampu mempertahankan konsistensi pertahanan saat menghadapi tim dengan transisi cepat seperti Aston Villa nanti, Manchester United bukan hanya sekadar pemburu empat besar, tapi ancaman serius bagi siapa pun di musim depan.
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar