| Selebrasi trio Manchester United, Amad Diallo, Bryan Mbeumo, dan Matheus Cunha dalam laga versus Fulham di Premier League, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson |
SCORELINE — Gelaran Premier League musim 2025/2026 memasuki pekan ke-25 dengan tensi yang semakin mendidih. Sejumlah laga krusial siap memanjakan mata pecinta sepak bola melalui siaran langsung di SCTV, Moji, serta layanan streaming Vidio pada 7 hingga 8 Februari 2026. Selain itu, akses eksklusif juga bisa dinikmati melalui Nex Parabola.
Pekan ini dibuka dengan manis oleh Leeds United yang sukses membungkam Nottingham Forest 3-1 dalam duel papan bawah. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada sembilan laga tersisa, termasuk super bigmatch yang mempertemukan Manchester United vs Tottenham serta bentrokan dua raksasa, Liverpool kontra Manchester City.
Newcastle vs Brentford: Ujian Berat The Magpies di St. James' Park
Newcastle United membawa misi besar saat menjamu Brentford, Minggu (8/2/2026) dini hari WIB. Tim asuhan Eddie Howe tengah terjebak dalam tren negatif setelah gagal menang di empat laga terakhir. Kekalahan di semifinal Carabao Cup menambah beban mental bagi The Magpies yang kini tertahan di posisi ke-11.
Jarak 8 poin dari zona Liga Champions membuat Newcastle tak punya pilihan selain menang jika tak ingin semakin terbenam. Sebaliknya, Brentford datang dengan dada membusung. Kemenangan tandang atas tim papan atas seperti Aston Villa menjadi bukti bahwa The Bees punya sengat mematikan yang bisa melukai Newcastle di kandangnya sendiri.
Liverpool vs Manchester City: Duel Penentu Takhta di Anfield
Inilah laga yang paling dinanti dunia. Liverpool asuhan Arne Slot sedang dalam performa "ngamuk". Setelah sempat terpeleset dari Bournemouth, mereka merespons dengan melumat Qarabag 6-0 dan menghajar Newcastle 4-1. Dengan rekor hanya satu kekalahan dari 16 laga terakhir, The Reds adalah ancaman nyata bagi siapapun.
Di kubu lawan, Manchester City asuhan Pep Guardiola justru sedang mencari stabilitas. Sempat limbung pasca kalah dari MU dan ditahan imbang Spurs, City sedikit bernafas lega setelah memastikan tiket final Carabao Cup dengan mengalahkan Newcastle. Laga di Anfield ini akan menjadi pembuktian sejauh mana mental juara City bertahan di bawah tekanan publik Merseyside.
| Hari & Tanggal | Jam (WIB) | Pertandingan | Saluran Siaran / Streaming |
| Sabtu, 7 Feb 2026 | 03:00 | Leeds United 3-1 Nottingham Forest | (Selesai) |
| 19:30 | Manchester United vs Tottenham | Champions TV 5, Vidio | |
| 22:00 | Arsenal vs Sunderland | Champions TV 5, Vidio | |
| 22:00 | Bournemouth vs Aston Villa | Vidio | |
| 22:00 | Burnley vs West Ham | Vidio | |
| 22:00 | Fulham vs Everton | Vidio | |
| 22:00 | Wolverhampton vs Chelsea | Champions TV 5, Vidio | |
| Minggu, 8 Feb 2026 | 00:30 | Newcastle vs Brentford | SCTV, Champions TV 5, Vidio |
| 21:00 | Brighton vs Crystal Palace | Champions TV 5, Vidio | |
| 23:30 | Liverpool vs Manchester City | SCTV, Champions TV 5, Vidio |
Top Skor Sementara Premier League 2025/2026
| Peringkat | Nama Pemain | Klub | Jumlah Gol |
| 1 | Erling Haaland | Manchester City | 20 Gol |
| 2 | Igor Thiago | Brentford | 16 Gol |
| 3 | Antoine Semenyo | Bournemouth / Man City | 12 Gol |
| 4 | Hugo Ekitike | Liverpool | 10 Gol |
| 5 | Joao Pedro | Chelsea | 9 Gol |
Sudut Pandang SCORELINE
Pekan ke-25 ini bukan sekadar soal perebutan tiga poin, melainkan ujian konsistensi bagi para raksasa. Fokus utama kami tertuju pada Anfield, di mana Liverpool punya peluang emas untuk benar-benar "membunuh" persaingan gelar jika mampu memanfaatkan inkonsistensi Manchester City. Pasukan Pep Guardiola sedang dalam tekanan besar pasca hasil seri dramatis melawan Spurs, dan atmosfer Anfield bukanlah tempat yang ramah untuk mencari pelarian.
Di sisi lain, kebangkitan Newcastle United menjadi hal yang wajib kita pantau. Kegagalan di Carabao Cup harus segera dibayar tuntas saat menjamu Brentford, atau mereka harus rela melihat mimpi kompetisi Eropa musim depan sirna lebih cepat. Prediksi kami: Minggu malam nanti akan menjadi penentu apakah Liverpool bisa melesat jauh, atau justru City kembali menunjukkan mengapa mereka tidak pernah boleh dicoret dari perburuan takhta.
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar