| Ekspresi Benjamin Sesko usai mencetak gol ke gawang West Ham (c) MUFC Official |
SCORELINE - Hasil kurang maksimal diraih Manchester United pada pekan ke-26 Premier League 2025/2026. Bertandang ke London Olympic Stadium, armada The Red Devils harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah West Ham United.
Jalannya Laga: Drama di Menit Akhir
Pertandingan berlangsung alot sejak awal. West Ham sempat memimpin lebih dulu lewat aksi Tomas Soucek sesaat setelah babak kedua dimulai. United yang terus menggempur pertahanan rapat The Hammers nyaris pulang dengan tangan hampa, sebelum akhirnya Benjamin Sesko muncul sebagai pahlawan dengan gol penyama kedudukan di masa injury time.
Baca Juga : Tertinggal 0-3 dari Ratchaburi FC, Maung Bandung Siapkan Skenario Comeback di ACL 2
Sorotan Jadwal dan Kelelahan
Pasca laga, kiper MU, Senne Lammens, menanggapi isu mengenai menurunnya stamina para pemain. Mengingat musim ini MU tidak selalu bermain dua kali dalam sepekan, transisi jadwal dianggap menjadi kendala. Namun, Lammens bersikap tegas.
"Kami memang tidak terbiasa bermain setiap tiga hari, tapi itu bukan alasan. West Ham juga merasakan jadwal yang sama," ujar Lammens kepada Manchester Evening News. Ia menekankan bahwa jika ingin kembali ke level elit, United harus mampu beradaptasi dengan intensitas jadwal yang padat tanpa menjadikannya pembelaan atas hasil imbang.
Pelajaran dari Pertahanan Rapat
Selain faktor fisik, Lammens memuji disiplinnya lini belakang West Ham. Strategi bertahan dalam yang diterapkan lawan membuat MU kesulitan menciptakan ruang tembak yang bersih.
"Kami harus belajar membongkar pertahanan tim yang bermain 'parkir bus'. Ini akan menjadi tantangan serupa di laga-laga mendatang," tambahnya.
Agenda Berikutnya
Pasukan Erik ten Hag memiliki waktu istirahat yang cukup panjang setelah ini karena sudah absen dari ajang FA Cup. Manchester United dijadwalkan kembali merumput pada 24 Februari 2026 mendatang untuk menghadapi Everton di Goodison Park.
Sudut Pandang Scoreline :
Hasil imbang ini menunjukkan dua sisi bagi Manchester United. Di satu sisi, ada mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan dengan gol Sesko di menit berdarah. Di sisi lain, ketergantungan pada ritme "seminggu sekali" menunjukkan bahwa kedalaman skuad atau manajemen kebugaran MU belum siap untuk kompetisi Eropa musim depan.
Melawan tim dengan blok rendah (low block) seperti West Ham, MU masih sering buntu. Jeda waktu menuju laga kontra Everton harus dimanfaatkan untuk mengasah kreativitas di lini tengah agar tidak hanya sekadar menguasai bola, tetapi juga efektif dalam menciptakan peluang kunci.
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar