-->

Update Malaysia Open 2026: Axelsen dan Tiga Pemain Unggulan Asia Tenggara Batalkan Penampilan

Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, saat tampil pada perempat final beregu putri SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand, 7 Desember 2025.



SCORELINE - 

Malaysia Open 2026: 26 Pemain Mundur, Termasuk Gregoria dan Chochuwong

Turnamen pembuka Malaysia Open 2026 yang akan digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6-11 Januari mendatang, sayangnya tidak akan diikuti oleh beberapa pemain top. Meskipun berstatus sebagai turnamen pembuka, sebanyak 26 wakil pemain telah mengumumkan mundur dari turnamen Super 1000 ini.

Tiga tunggal putri Asia Tenggara tercatat dalam daftar mundur kali ini, yaitu Pornpawee Chochuwong (Thailand), Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia), dan Yeo Jia Min (Singapura).

Chochuwong diduga masih dalam tahap pemulihan cedera betis kiri yang memaksanya mundur dari BWF World Tour Finals 2025. Sementara itu, Gregoria juga banyak absen sepanjang tahun 2025 karena vertigo yang menyerangnya menjelang Sudirman Cup 2025. Setelah sempat absen beberapa lama, Gregoria akhirnya kembali berlaga di Japan Open 2025. Sayangnya, penyakit vertigonya sempat kambuh, memaksanya mundur dari beberapa turnamen yang sudah direncanakan.

Gregoria Mariska Tunjung Dapatkan Protected Ranking dari BWF

Gregoria Mariska Tunjung, atlet tunggal putri Indonesia yang meraih medali perunggu di Olimpiade Paris 2024, kini mencatatkan pencapaian besar lainnya. Salah satu momen terbaiknya adalah ketika berhasil menjadi runner-up pada Kumamoto Masters 2025.

Lebih membanggakan lagi, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengumumkan bahwa Federasi Bulu Tangkis Dunia, BWF, telah menyetujui permohonan protected ranking yang diajukan oleh Gregoria. Keputusan ini memberi Gregoria kesempatan untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya di turnamen internasional tanpa terbebani dengan peringkat saat ini.

Gregoria Dapatkan Proteksi Peringkat BWF Karena Vertigo

Gregoria Mariska Tunjung kini mendapatkan protected ranking dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), yang berlaku mulai 30 Desember 2025. Proteksi ini akan bertahan antara tiga bulan hingga satu tahun, memberi kesempatan Gregoria untuk tampil tanpa terkendala oleh peringkatnya saat ini.

Permohonan ini diajukan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), sesuai dengan regulasi BWF. Keputusan ini diambil mengingat kondisi medis yang dialami Gregoria, yaitu penyakit vertigo yang sempat mengganggu performanya di beberapa turnamen sebelumnya.

Kondisi Medis Gregoria Membuatnya Absen dari Turnamen BWF

Kondisi vertigo yang dialami Gregoria Mariska Tunjung memang memerlukan penanganan medis berkelanjutan dan masa pemulihan yang terukur. Karena itu, Gregoria terpaksa absen dari serangkaian turnamen internasional dalam kalender kompetisi BWF untuk sementara waktu, demi memulihkan kondisi tubuhnya.

Sementara itu, alasan mundurnya Yeo Jia Min dari turnamen BWF hingga kini belum diumumkan. Yang terbaru, Yeo baru saja mengumumkan pertunangannya dengan Pang Sheng Ju, mantan atlet renang Singapura, yang mengejutkan banyak pihak.

Viktor Axelsen dan Wang Chi Lin Mundur dari Malaysia Open 2026

Viktor Axelsen, juara Olimpiade dua kali asal Denmark, juga mengumumkan mundur dari Malaysia Open 2026 setelah kondisi fisiknya belum juga pulih. Axelsen masih berjuang dengan pemulihan pasca-operasi punggung yang dia jalani pada April 2025. Meski sudah kembali bertanding pada September 2025, rasa sakit yang dia alami semakin parah, dan kini ia belum bisa memastikan kapan bisa kembali bermain lagi.

Sementara itu, peraih dua medali emas Olimpiade, Wang Chi Lin dari Taiwan, yang kini berpasangan dengan Chiu Hsiang Chieh, juga terpaksa mundur dari turnamen ini. Chiu mengalami cedera saat BWF World Tour Finals 2025, yang membuat mereka harus menarik diri dari kompetisi.


Bagaimana reaksi Anda?

Posting Komentar

0 Komentar