| Tiwa seusai menyelesaikan pertandingan lari 1500m putri T20 ASEAN Para Games 2025 di Aquatic Centre 80th Birthday Anniversary Commemorative Stadium di Nakhon Rachatsima, Thailand, Rabu 21 Januari 2026. Tiwa berhasil meraih medali emas. (Foto: NPC Indonesia/Agoes Rudianto) |
SCORELINE - Nakhon Ratchasima – Kontingen Indonesia membuka langkah impresif pada hari pertama ASEAN Para Games 2025. Hingga Rabu (21/1/2026) malam, Merah Putih menempati posisi kedua klasemen sementara perolehan medali dengan torehan 18 emas.
Indonesia mengoleksi total 57 medali, terdiri dari 18 emas, 25 perak, dan 14 perunggu. Hasil tersebut menempatkan Indonesia tepat di bawah tuan rumah Thailand yang masih memimpin klasemen.
Thailand kokoh di puncak dengan raihan 23 emas, 18 perak, dan 20 perunggu. Sementara itu, Indonesia unggul cukup jauh atas Vietnam di peringkat ketiga yang baru mengantongi delapan emas, lima perak, dan enam perunggu.
Prestasi Indonesia ditopang performa solid sejumlah cabang olahraga. Para renang menjadi lumbung emas dengan sumbangan enam medali emas dan delapan perak. Cabang para balap sepeda turut membuka jalan dengan tambahan tiga emas dan dua perak.
Kontribusi besar juga datang dari atletik yang menyumbangkan delapan emas, 13 perak, dan enam perunggu pada sesi sore hingga malam hari. Sementara para angkat berat menambah koleksi lewat satu emas dan satu perak.
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengapresiasi kerja keras para atlet di hari pembuka. Ia menilai capaian tersebut sebagai awal yang sangat positif.
“Di hari pertama ASEAN Para Games 2025 bisa mendapatkan medali sebanyak itu, bagi saya sudah Alhamdulillah,” ujar Reda usai pertandingan di Nakhon Ratchasima Rajabhat University Stadium.
Menurut Reda, hasil ini menunjukkan kesiapan Indonesia untuk bersaing ketat sepanjang turnamen. Ia juga meyakini pencapaian hari pertama akan menjadi pemicu semangat bagi atlet lain yang belum bertanding.
“Ini pasti menambah motivasi atlet yang akan turun besok. Tadi di sepak bola cerebral palsy, mereka sangat antusias saat tahu rekan-rekannya meraih emas,” ungkapnya.
Reda menegaskan tim pendamping akan terus menjaga kondisi mental dan kebersamaan kontingen agar performa tetap stabil di hari-hari berikutnya.
“Saya berharap atlet tetap menjaga semangat di hari kedua. Dengan kebersamaan dan mental yang baik, mereka bisa bertanding lebih lepas. Kami akan terus mendukung agar kondisi mereka tetap optimal,” tutupnya.
🏅 Rekap Medali Indonesia per Cabang
ASEAN Para Games 2025 (Hari Pertama)
| Cabang Olahraga | 🥇 Emas | 🥈 Perak | 🥉 Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|
| Para Atletik | 8 | 13 | 6 | 27 |
| Para Renang | 6 | 11 | 2 | 19 |
| Para Balap Sepeda | 3 | 2 | – | 5 |
| Para Angkat Berat | 1 | 1 | – | 2 |
| Para Anggar | – | 1 | 3 | 4 |
| Para Menembak | – | – | 3 | 3 |
| TOTAL | 18 | 25 | 14 | 57 |
Deretan Pahlawan Medali Indonesia di Hari Pertama ASEAN Para Games 2025: Atletik dan Renang Jadi Tumpuan Emas
Nakhon Ratchasima – Kontingen Indonesia tampil menggila pada hari pertama ASEAN Para Games 2025. Hingga Rabu (21/1/2026) malam WIB, Merah Putih mengoleksi 18 medali emas, 25 perak, dan 14 perunggu, menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara di bawah tuan rumah Thailand.
Atletik Jadi Lumbung Emas
Cabang para atletik menjadi penyumbang emas terbanyak bagi Indonesia. Delapan medali emas diraih melalui:
-
Ni Made Arianti Putrini – 100 meter T12 putri
-
Tiwa – 1500 meter T20 putri
-
Reza Pramana Perangin Angin – tolak peluru F44 putra
-
Elsa Nur Fitriana – lempar lembing F12 putri
-
Helin Wardina – 200 meter T44 putri
-
Firza Faturahman Listianto – 200 meter T46 putra
-
Nur Ferry Pradana – 200 meter T47 putra
-
Taufik Abdul Karim – 100 meter T11 putra
Selain emas, atletik juga menyumbang 13 perak dan 6 perunggu, menegaskan dominasi Indonesia di lintasan dan lapangan.
Para Renang Tampil Konsisten
Dari kolam renang, Indonesia meraih 6 medali emas, dipersembahkan oleh:
-
Siti Alfiah – 400 meter gaya bebas S6 putri
-
Mutiara Cantika Harsanto – 100 meter gaya dada SB9 putri
-
Syuci Indriani – 100 meter gaya kupu-kupu S14 putri
-
Mulyadi – 100 meter gaya dada SB4 putra
-
Muhammad Gerry – 100 meter gaya kupu-kupu SB6 putra
-
Abdil Majid Rahman – 100 meter gaya dada SB7 putra
Para renang juga menyumbang 8 perak dan 2 perunggu, menjadikannya salah satu sektor paling produktif.
Balap Sepeda dan Angkat Berat Ikut Bersinar
Cabang para balap sepeda menyumbang 3 medali emas, masing-masing lewat:
-
Vanza Mifhahul Jannah / Salsa Billah Nimatus Zahra – Time Trial Road putri B
-
Nurfendi / Mufti Fadilah S – Time Trial Road putra B
-
Muhammad Fadli Imammuddin – Time Trial Road putra C3–C5
Sementara itu, Eliana mempersembahkan 1 emas dari para angkat berat kelas 41 kg putri.
Apresiasi CdM
Chef de Mission Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengaku bangga dengan performa para atlet.
“Di hari pertama sudah mendapatkan medali sebanyak itu, ini patut disyukuri. Yang terpenting adalah menjaga semangat dan mental bertanding,” ujar Reda.
Ia menilai keberhasilan para atlet peraih medali emas menjadi suntikan motivasi bagi cabang lain yang akan bertanding pada hari berikutnya.
Dengan jarak medali yang masih terbuka, Indonesia berpeluang besar terus menekan Thailand dalam perebutan puncak klasemen ASEAN Para Games 2025.
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar