-->

Menghadapi Persija, Bojan Hodak Terapkan Taktik Man to Man di Laga Persib

Menghadapi Persija, Bojan Hodak Terapkan Taktik Man to Man di Laga Persib
Ekspresi Bojan Hodak pada laga Persib vs Persija pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

 SCORELINE - Persib Bandung sukses meraih kemenangan penting atas Persija Jakarta dalam laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan panas ini digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (11/1) sore WIB.

Gol cepat dari Beckham Putra di menit ke-4 menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah. Berkat gol tersebut, Persib berhasil mengemas tiga poin penuh dan naik ke puncak klasemen.

Namun, kemenangan ini tak hanya soal gol. Pendekatan taktik yang diterapkan oleh pelatih Bojan Hodak terbukti menjadi faktor utama dalam menahan agresi Persija.

Bojan Hodak menyiapkan strategi khusus dalam laga krusial ini. Fokus utamanya adalah meredam kekuatan menyerang dan kreativitas yang dimiliki oleh tim lawan.

Hasilnya, meskipun Persija mendominasi penguasaan bola, mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Ini menunjukkan betapa efektifnya taktik yang diterapkan oleh Persib dalam menanggulangi serangan Macan Kemayoran.


Man to Man Ketat pada Pemain Kunci Persija

Man to Man Ketat pada Pemain Kunci Persija
Duel antara Uilliam Barros dan Van Basty Sousa di laga Persib vs Persija pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Bojan Hodak menurunkan taktik man to man marking untuk mengantisipasi ancaman dari dua pemain kunci Persija, Maxwell Souza dan Allano. Maxwell dikawal ketat oleh Kakang Rudianto, sementara Allano menjadi perhatian utama Alfeandra Dewangga.

Kakang menunjukkan disiplin yang luar biasa dalam menjalankan tugasnya. Ia hampir tidak pernah terlibat dalam serangan dan sepenuhnya fokus untuk mengurangi pergerakan Maxwell, yang akhirnya harus ditarik keluar pada babak kedua akibat kesulitan menciptakan ruang.

Strategi serupa diterapkan pada Allano. Dewangga terus membuntuti pergerakan pemain asal Brasil tersebut, bahkan ketika Allano bergerak menjauh dari wilayah bek kiri. Meski Dewangga digantikan pada awal babak kedua, taktik man to man tetap efektif, membuat Allano kesulitan untuk memberikan kontribusi signifikan dalam serangan timnya.


Peran Adaptif Beckham Putra di Sisi Kiri

Peran Adaptif Beckham Putra di Sisi Kiri
Beckham Putra dan Bojan Hodak di laga Persib vs Persija pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Strategi man to man marking yang diterapkan Dewangga membuat struktur sisi kiri Persib sering kali berubah. Dewangga kerap meninggalkan posisinya di bek kiri untuk mengikuti pergerakan Allano yang sering bergerak ke area tengah.

Mengantisipasi hal tersebut, Bojan Hodak mengatur peran Beckham Putra dengan cerdas. Saat bertahan, Beckham ditugaskan untuk turun sejajar dengan bek tengah guna menutup ruang kosong yang ditinggalkan Dewangga. Langkah ini memastikan stabilitas pertahanan meski ada perubahan posisi di sisi kiri.

Namun, peran defensif Beckham tidak mengurangi kontribusinya dalam serangan. Dalam fase transisi, Beckham cepat bergerak ke depan dan menjadi outlet penting bagi serangan Persib. Perpaduan antara disiplin bertahan dan akselerasi menyerang membuat Beckham tampil sangat efektif, dengan gol cepatnya sebagai bukti pemahaman mendalam terhadap peran yang diberikan dalam skema Bojan.


Fleksibilitas Eliano Reijnders yang Krusial

Fleksibilitas Eliano Reijnders yang Krusial
Aksi Eliano Reijnders bersama Persib Bandung di BRI Super League 2025/26 (c)

Ketika Beckham Putra menerima tugas defensif tambahan, Eliano Reijnders muncul sebagai pemain kunci dalam pressing. Ia sering menjadi pemain pertama yang menekan saat Persija mencoba membangun serangan dari lini belakang.

Eliano tampil dengan agresivitas tinggi dan konsistensi. Ia beberapa kali berhasil memotong jalur progresi bola Persija, mengganggu ritme build-up lawan, dan membuat mereka kesulitan untuk berkembang.

Namun, kontribusi Eliano tidak berhenti di situ. Ia juga aktif menutup ruang yang ditinggalkan oleh Thom Haye dan pemain ofensif lainnya saat Persib kehilangan bola, memperkuat pertahanan tim dalam transisi.

Fleksibilitas Eliano semakin terlihat ketika Bojan Hodak memutuskan untuk mengganti Kakang Rudianto. Eliano dipindahkan ke posisi bek kanan dan tetap tampil solid, menjaga keseimbangan taktik Persib hingga pertandingan selesai. Penampilan cemerlang Eliano semakin menegaskan betapa pentingnya peran fleksibel yang dimilikinya dalam strategi Bojan.

Bagaimana reaksi Anda?

Posting Komentar

0 Komentar