| Enzo Maresca saat berdiri di pinggir lapangan di laga Chelsea melawan Bournemouth di Liga Inggris, 31 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Kin Cheung |
SCORELINE - Chelsea resmi memasuki babak baru setelah memecat Enzo Maresca dari posisi pelatih kepala. Keputusan ini diambil menyusul penurunan performa The Blues dalam beberapa pekan terakhir, meskipun mereka sempat bertengger di posisi ketiga klasemen Liga Inggris pada awal Desember.
Chelsea hanya mencatatkan satu kemenangan sepanjang Desember, yang membuat mereka terlempar dari zona empat besar. Situasi semakin buruk dengan adanya ketegangan antara Maresca dan petinggi klub. Karena itu, manajemen memilih untuk mengakhiri kerjasama lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.
Dengan musim yang semakin berjalan, Chelsea kini harus bergerak cepat untuk menemukan manajer baru yang bisa membalikkan keadaan. Beberapa nama kini muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi kursi panas di Stamford Bridge.
Liam Rosenior kini disebut-sebut sebagai kandidat terdepan untuk menggantikan Enzo Maresca. Meski belum berpengalaman melatih di Premier League, seperti Maresca, Rosenior tengah meraih sorotan berkat kinerjanya yang impresif bersama Strasbourg di Ligue 1. Di bawah arahannya, Strasbourg bersaing ketat untuk mendapatkan tiket kompetisi Eropa.
Faktor lainnya adalah kedekatannya dengan pemilik klub. Strasbourg berada di bawah naungan Clearlake Capital, konsorsium yang juga mengelola Chelsea. Hal ini diyakini akan mempermudah proses negosiasi dan mempercepat transisi pelatih.
Cesc Fabregas
| Pelatih Como, Cesc Fabregas. (c) Fabrizio Corradetti/LaPresse via AP |
Legenda Chelsea, Cesc Fabregas, kini turut menjadi perhatian dalam pencarian pelatih baru. Setelah beralih ke dunia kepelatihan, Fabregas menunjukkan perkembangan pesat bersama Como 1907.
Dia berhasil membawa klub tersebut promosi ke Serie A untuk pertama kalinya dalam 21 tahun, sebuah pencapaian luar biasa. Tak hanya itu, Fabregas juga sukses membuat Como bersaing di papan atas dan kini berpeluang besar untuk menembus zona Eropa. Dengan prestasi gemilang tersebut, Fabregas kini dianggap sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa.
Xavi Hernandez
Xavi Hernández masih berstatus tanpa klub sejak dipecat Barcelona pada 2024. Meskipun demikian, namanya tetap memiliki daya tarik besar di dunia sepak bola.
Selama membesut Blaugrana, Xavi berhasil mempersembahkan gelar LaLiga dan Piala Super Spanyol pada 2023, meski di tengah keterbatasan finansial klub. Keunggulan lain bagi Chelsea adalah kemampuan untuk bernegosiasi langsung dengan Xavi tanpa harus membayar kompensasi, memberikan keuntungan tersendiri bagi manajemen klub.
Oliver Glasner
| Pelatih Crystal Palace Oliver Glasner. (c) AP Photo/Kin Cheung |
Oliver Glasner telah menunjukkan performa mengesankan sejak menangani Crystal Palace pada 2024. Dalam waktu singkat, pelatih asal Austria ini berhasil mempersembahkan trofi Piala FA dan Community Shield untuk The Eagles.
Nama Glasner bahkan sempat digadang-gadang sebagai kandidat kuat untuk menjadi manajer Manchester United. Pengalaman dan prestasi yang diraihnya di Inggris menjadikannya opsi realistis dan menarik bagi Chelsea dalam pencarian pelatih baru.
Marco Silva
Chelsea juga dikaitkan dengan Marco Silva, meskipun proses transfer ini berpotensi rumit. Saat ini, Silva masih menjabat sebagai pelatih Fulham, yang merupakan rival sekota Chelsea. Ia berhasil membawa Fulham kembali ke Premier League dan menstabilkan posisi mereka di kompetisi elit Inggris.
Silva sudah lama dianggap sebagai pelatih yang layak menangani klub papan atas, dan Chelsea bisa menjadi tantangan besar berikutnya dalam kariernya. Namun, statusnya yang masih di Fulham membuat langkah ini lebih kompleks.
Andoni Iraola
| Pelatih Bournemouth Andoni Iraola. (c) AP Photo/Jon Super |
Andoni Iraola berhasil mencuri perhatian berkat kinerjanya yang impresif bersama Bournemouth. Meskipun kehilangan beberapa pemain kunci, pelatih asal Basque ini mampu membawa The Cherries finis di peringkat kesembilan pada musim debutnya di Premier League.
Jika Chelsea datang dengan tawaran serius, Bournemouth berpotensi kehilangan sosok penting yang menjadi kunci kebangkitan mereka. Iraola kini menjadi salah satu pelatih yang menarik perhatian di dunia sepak bola Inggris.
John Terry
Opsi bernuansa nostalgia muncul dari John Terry. Meskipun belum pernah menjabat sebagai manajer utama, legenda hidup Chelsea ini memiliki pengalaman sebagai asisten pelatih di Aston Villa dan Leicester City.
Chelsea sebelumnya pernah memilih pendekatan serupa dengan menunjuk Frank Lampard. Jika kembali mengulang langkah tersebut, Terry bisa menjadi pilihan emosional yang kuat bagi publik Stamford Bridge, mengingat ikoniknya dia di mata para penggemar.
Bonus: Jose Mourinho
| Pelatih Benfica, Jose Mourinho memberikan instruksi di pinggir lapangan saat melawan Napoli di Liga Champions, 11 Desember 2025. (c) AP Photo/Armando Franca |
Sebagai opsi terakhir, nama Jose Mourinho kembali mencuat. Saat ini, Mourinho melatih Benfica, namun kemungkinan reuni ketiganya dengan Chelsea selalu menarik perhatian.
Dalam dua periode sebelumnya, Mourinho berhasil mempersembahkan tiga gelar Liga Inggris, tiga Piala Liga, dan satu Piala FA. Jika situasi semakin mendesak, "The Special One" bisa kembali menjadi solusi instan bagi Chelsea.
Dengan banyaknya kandidat yang tersedia, keputusan Chelsea dalam beberapa waktu ke depan akan sangat menentukan arah klub untuk sisa musim ini serta masa depan jangka panjang mereka.
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar