SCORELINE - FIFA resmi ngerilis Ranking Dunia Pria edisi Desember 2025, sekaligus jadi penutup kalender internasional tahun ini. Menariknya, persaingan di papan atas relatif adem, nyaris nggak ada kejutan besar.
Timnas Spanyol masih nyaman duduk di singgasana. La Furia Roja sukses bertahan di peringkat satu dunia sejak ngerebut posisi tersebut lagi pada September 2025. Konsistensi mereka masih belum ada lawan.
Justru yang seru terjadi di papan tengah. Banyak negara naik-turun peringkat, dipengaruhi hasil di Piala Arab FIFA Qatar 2025 yang jadi ajang krusial buat nambah atau malah buang poin.
Sementara itu, dari kawasan Asia Tenggara, ceritanya malah kontras. Timnas Malaysia jadi tim dengan pengurangan poin terbesar di edisi Desember ini. Ranking turun, poin terkikis, dan jelas jadi bahan evaluasi besar buat Harimau Malaya ke depan.
Spanyol masih nggak tergoyahkan di puncak ranking dunia
La Furia Roja unggul tipis dari Argentina yang jadi juara dunia, sementara Prancis mantap melengkapi tiga besar.
Sorotan justru tertuju ke Maroko. Juara Piala Arab Qatar 2025 itu nangkring di peringkat 11 dan cuma terpaut 0,54 poin dari Kroasia di posisi ke-10. Tipis banget, tinggal nunggu momen.
Yang bikin makin menarik, capaian ini bikin Maroko nyaris tembus 10 besar dunia untuk pertama kalinya sejak April 1998. Konsistensi mereka di level internasional lagi on fire, tinggal selangkah lagi buat nulis sejarah baru.
Malaysia Terpuruk, Asia Tenggara Bergerak Dinamis
Di luar papan atas, pergerakan ranking justru lebih rame. Yordania jadi salah satu yang paling diuntungkan setelah naik dua peringkat ke posisi 64, berkat status runner-up Piala Arab FIFA 2025. Efek turnamen kerasa banget.
Dari Asia Tenggara, Vietnam dan Singapura sama-sama mencuri perhatian. Keduanya melonjak tiga tingkat di Ranking FIFA Desember 2025, jadi bukti kalau progres mereka lagi on track.
Sayangnya, cerita beda datang dari Malaysia. Harimau Malaya mencatat pengurangan poin terbesar, minus 22,52 poin. Nggak cuma itu, mereka juga anjlok lima peringkat sekaligus—penurunan paling tajam di edisi kali ini. Alarm evaluasi jelas bunyi kencang.
0 Komentar