| Duel antara Elvis Sakyi dan Anton Fase pada laga Persijap vs PSIM Yogyakarta pada pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. PSIM Yogyakarta |
SCORELINE - Laga seru antara Persija Jakarta dan Persijap Jepara pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/26 bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu (3/1) sore. Pertandingan ini menyajikan pertemuan dua tim dengan posisi yang sangat kontras di klasemen: satu di papan atas, dan satu lagi berjuang di papan bawah.
Persijap Jepara datang ke Jakarta dengan moral yang cukup tertekan setelah kekalahan besar 0-4 dari Persebaya di Surabaya. Kekalahan itu tentunya meninggalkan bekas di sisi mental para pemain.
Meski begitu, tim asal Jepara ini tidak tinggal diam. Mereka memastikan bahwa persiapan menuju laga ini dilakukan dengan sangat serius. Salah satu fokus utama mereka adalah pemulihan mental pasca-kekalahan, sembari menyiapkan strategi dan taktik yang matang untuk menghadapi tim sekuat Persija di kandang lawan.
Mental Dipulihkan, Antisipasi Diperketat
| Logo Persija Jakarta (c) Muhammad Iqbal Ichsan |
Pelatih Persijap, Divaldo Alves, mengungkapkan bahwa kondisi mental pemainnya sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Dengan pendekatan yang lebih personal, ia berusaha membangkitkan kembali kepercayaan diri tim sebelum laga melawan Persija Jakarta.
"Saya melakukan simulasi apa yang bisa terjadi di pertandingan, kita antisipasi," kata Divaldo Alves, seperti dilansir dari ileague.id. "Saya lihat tim kita mentalnya sekarang sudah bagus, karena sebelumnya memang sempat tertekan."
Melihat posisi Persijap di klasemen, mereka tidak punya banyak waktu untuk terpeleset. Tim asal Jepara ini kini berada di peringkat 17 dengan hanya sembilan poin dari 15 pertandingan, hasil dari dua kemenangan, tiga seri, dan sepuluh kekalahan.
Namun, tantangan terbesar mereka datang dari lawan yang sangat tangguh, yaitu Persija Jakarta. Tim ibu kota ini sedang berada dalam performa terbaiknya, menempati peringkat ketiga dengan 32 poin, dan tampil konsisten sepanjang musim.
Datang Lebih Awal, Bidik Satu Poin
| Aksi para suporter Persija Jakarta, The Jakmania, dalam laga BRI Super League kontra PSIM Yogyakarta di SUGBK, Jumat (28/11/2025) malam (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan |
Keseriusan Persijap terlihat jelas dari keputusan mereka untuk berangkat lebih awal ke Jakarta. Tim sudah melaksanakan latihan dua hari sebelum pertandingan (H-2) di Lapangan A SUGBK Senayan, guna menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan yang akan digunakan untuk laga melawan Persija Jakarta.
“Selain mental dalam latihan taktikal, kita juga antisipasi semua tentang Persija,” ujar Divaldo Alves. “Kita coba antisipasi dan membawa misi minimal dapat satu poin.”
Pendekatan yang realistis ini menjadi kunci bagi Persijap di laga melawan Persija. Target satu poin dianggap sangat rasional, mengingat perbedaan posisi dan kualitas pemain antara kedua tim.
Namun, Persijap harus melakukan penyesuaian dalam komposisi pemain karena salah satu pilar utama mereka absen. Bek kanan asal Ghana, Najeeb Yakubu, masih belum pulih dari cedera dan tidak bisa ikut serta dalam pertandingan ini.
Absennya Najeeb memaksa tim untuk mencari solusi di lini belakang. Persijap berharap disiplin dan organisasi permainan yang solid dapat menutupi kekurangan tersebut, agar mampu menghadapi tekanan besar dari Persija di SUGBK.
Sumber: ileague.id
Bagaimana reaksi Anda?
0 Komentar